magelangjane dot com, Apa yang seharusnya magelang bisa...

Tahu Kupat pak Pangat

Kuliner Kota Magelang, tinjauan dari ujung lidah yang berbeda. Mengupas mengolah dan sekaligus menyajikannya dengan cita rasa magelangjane dot com.

Gethuk Trio

Kuliner Kota Magelang, tinjauan dari ujung lidah yang berbeda. Mengupas mengolah dan sekaligus menyajikannya dengan cita rasa magelangjane dot com.

Senerek bu Atmo

Kuliner Kota Magelang, tinjauan dari ujung lidah yang berbeda. Mengupas mengolah dan sekaligus menyajikannya dengan cita rasa magelangjane dot com.

Es Semanggi

Kuliner Kota Magelang, tinjauan dari ujung lidah yang berbeda. Mengupas mengolah dan sekaligus menyajikannya dengan cita rasa magelangjane dot com.

Taman Kyai Langgeng

Satu kesan yang mewakili ribuan kesan lainnya, tak akan kau dapatkan jika ke Magelang tanpa merambah Taman Kyai Langgeng.

Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 April 2014

Senerek bu Atmo

Kata “snert soup” yang berarti sop kacang polong, oleh lidah Jawa pengucapannya berganti menjadi “senerek”. Kenapa bahan yang digunakan diganti kacang merah? Kurang begitu jelas awal mulanya. Tapi barangkali ini karena disesuaikan dengan selera masyarakat setempat. Atau bisa jadi juga dipengaruhi oleh ketersediaan bahan asli snert soup di pasaran.

Berdiri sejak tahun 1967, Warung Senerek Bu Atmo bisa disebut sebagai salah satu tempat kuliner legendaris yang ada di Magelang. Lokasinya kurang lebih 2 km dari alun-alun kota, tepatnya di Jalan Mangkubumi. Pelanggannya beragam, ada yang berasal dari dalam maupun luar kota. Bahkan kadang ada pelanggan dari luar kota yang di waktu senggangnya sengaja ke Magelang hanya untuk tombo kangen (melepas rindu) bersantap pagi dengan Sop Senerek Bu Atmo. Mereka ini biasanya berasal dari daerah yang tak jauh dari Magelang, seperti Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya.

Sabtu, 05 Oktober 2013

Semanggi, depot es yang menggoda

Salah satu favorit  wisata kuliner di Magelang adalah Es Semanggi. Terutama bagi perantau yang sedang mudik. Ingatan ke masa anak2 sampai remaja, bisa terwujud dengan romantis disini. Depot ini terletak di basement/parkiran Matahari Dept Store alun alun timur.Wujudnya hanya sebuah warung kecil di pojokan basement yang membaur dengan parkiran sepeda motor dan mobil.Tapi jangan khawatir, meskipun warung ini kecil dan ngumpet, tapi bisa dibilang inilah salah satu wajah tersembunyi kulinernya kota magelang.





Selain disitu, Es Semanggi juga punya cabang di jalan Ayani Kedungsari Magelang, depan radio Polaris. Letaknya yang berada di jalan besar membuat tempat ini mudah terjangkau baik dengan kendaraan umum maupun mobil pribadi. Konon pertama kali, Es Semanggi dijajakan dengan gerobag di bawah pohon Asem, depan Klenteng di pojokan alun alun. Kini usaha turun temurun itu sudah diteruskan oleh generasi ketiga. Dan yang membuat banyak orang heran, dan inilah rahasia kesuksesan depot Es ini, cita rasa berbagai minumannya tidak pernah berubah. Masih sama dan otentik!
Ada kesan tersendiri bagi saya adalah, taste santannya terutama jika kita rasakan Es Degan... begitu persis seperti makan air kelapa dari buahnya langsung. Kemudian, sempatkan mengamati cara mereka menuang sirup dari botolnya, tanpa takar dan mengandalkan olah rasa. Tapi, hasilnya begitu pas dan selalu pas dari dulu. Aaaah, Semanggi memang berbeda...! 




Kamis, 03 Oktober 2013

Dibalik kata kuliner


Menyebut kata kuliner, orang langsung teringat dengan sosok Pak Bondan. Beliau memang salah satu praktisi kuliner yang mengasah dirinya dengan pengalaman langsung, mencicipi makanan di seluruh dunia. Ulasannya di berbagai media, tentang kuliner membuat kita mudah tergiur dan menelan ludah karena tergugah seleranya.
Nah, Magelangjane dot com akan mencoba menjajikan apa yang sering dilakukan pak Bondan dengan sudut "lidah" yang berbeda. Karena, menurut kami... kuliner dan budayanya, memiliki khas cita rasa yang unik serta menginspirasi kehidupan kita. Belum lagi, kisah kisah sukses dibalik para pemilik usahanya.