magelangjane dot com, Apa yang seharusnya magelang bisa...

Tahu Kupat pak Pangat

Kuliner Kota Magelang, tinjauan dari ujung lidah yang berbeda. Mengupas mengolah dan sekaligus menyajikannya dengan cita rasa magelangjane dot com.

Gethuk Trio

Kuliner Kota Magelang, tinjauan dari ujung lidah yang berbeda. Mengupas mengolah dan sekaligus menyajikannya dengan cita rasa magelangjane dot com.

Senerek bu Atmo

Kuliner Kota Magelang, tinjauan dari ujung lidah yang berbeda. Mengupas mengolah dan sekaligus menyajikannya dengan cita rasa magelangjane dot com.

Es Semanggi

Kuliner Kota Magelang, tinjauan dari ujung lidah yang berbeda. Mengupas mengolah dan sekaligus menyajikannya dengan cita rasa magelangjane dot com.

Taman Kyai Langgeng

Satu kesan yang mewakili ribuan kesan lainnya, tak akan kau dapatkan jika ke Magelang tanpa merambah Taman Kyai Langgeng.

Tampilkan postingan dengan label Jadi Pengusaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jadi Pengusaha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Oktober 2014

Pentingnya membangun relasi

Tujuan membangun jaringan relasi adalah untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin yang bisa Anda gunakan untuk memperbesar dan menyebarkan usaha Anda. Apapun usahanya, pastinya memerlukan jaringan relasi. Kabar baiknya adalah bahwa membangun jaringan relasi ternyata sudah lebih mudah dari sebelumnya. Selengkapnya, ikuti petunjuk di bawah ini.

Kumpulkan daftar relasi sebanyak mungkin - Relasi Anda sebaiknya berasal dari latar belakang yang bervariasi. Anda bisa menjumpai banyak orang di mana saja. Jika Anda seorang pedagang, coba Anda bayangkan apa yang terjadi jika semua orang di sekitar usaha Anda mempunyai hubungan baik dengan Anda? Wow! Luar biasa ‘kan !? Ketika Anda di bank, mall, atau di mana saja, sapa dan segera berkenalan jika kondisi memungkinkan. Selain itu, Anda juga bisa bergabung dengan komunitas tertentu, seperti komunitas pecinta futsal, komunitas penulis, atau komunitas yang mempunyai hobi yang sama dengan Anda. Juga, ikuti seminar-seminar meski hanya untuk menambah kenalan baru.

Buat dan bawa kartu nama - Membangun populasi untuk jaringan relasi memang membutuhkan waktu. Untuk mempercepat, pastikan Anda mempunyai dan membawa kartu nama Anda kemana pun. Hal ini akan menimbulkan kesan profesional pada diri Anda sekaligus mempermudah Anda ketika berkenalan.

Siapkan pertanyaan - Sebelum berburu relasi baru, Anda mesti menyiapkan sejumlah pertanyaan untuk calon relasi Anda. Tanyakan saja seputar keluarga, pekerjaan, dan hobinya. Kemudian, Anda hubungkan pertanyaan Anda dengan tujuan yang ingin Anda dapatkan. Misalnya, Anda ingin mendapatkan calon pelanggan baru. Maka, siapkan topik pembicaraan seputar usaha Anda.

Jadilah orang yang sabar, ramah dan menyenangkan - Menambah relasi baru membutuhkan kesabaran. Ada sebagian kecil yang kurang tertarik berbicara dengan orang yang baru dikenal. Namun, ada pula sebagian besar yang ramah pada Anda. Untuk mempermudah Anda, jadilah orang yang ramah dan menyenangkan. Ketika berbicara, berikan perhatian Anda pada mereka. Buat mereka berbicara pada Anda lalu dengarkan pembicaraan mereka. Mereka akan merasa sangat dihargai meski baru mengenal anda. Jangan bicarakan usaha Anda bila belum ditanyakan. Sebelum berpisah, tinggalkan kartu nama Anda dan minta nomor kontak atau kartu nama mereka.

Follow Up (tindak lanjut) - Bila ada kesempatan, ajak relasi Anda makan siang atau sekedar minum kopi. Hal ini akan berfungsi sebagai tindak lanjut (follow up) dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan relasi Anda. Dan yang terpenting ialah Anda harus menjaga keramahtamahan ini untuk jangka panjang, bukan hanya karena kepentingan Anda.


Minggu, 03 November 2013

Cara cerdas Budidaya Lele

Budidaya Lele
Cara budidaya atau berternak ikan lele di kolam terpal dan drum. Anda sedang tertarik untuk melakukan ternak atau bidaya lele berikut ini akan disampaikan ulasan secara lengkap bagaimana beternak ikan lele di dalam kolam, kolam plastik atau terpal dalam drum atau media lainnya.
Cara cerdas Budidaya Lele, Magelangjane dot com

1. Cara budidaya lele di kolam
§  Pertama kali buat 1 kolam ukuran kecil 2m x 3m, gali tanah sedalam 30 cm, tanah galian lalu urug-kan saja ke sekitarpinggir calon kolam.
§  Kedua Isi kolam dengan air bebas pencemaran bisa berasal dari air sungai, sumur, PAM yg sudah diendapkan. kolam sebaiknya diberi pupuk kandang,urea,tsp dan didiamkan minimal 1 minggu agar terbentuk pakan alami berupa plankton, kolam harus dlm kondisi air tdk jalan krn lele rentan terhadap perubahan air yg terus menerus dan lele akan selalu meloncat kearah sumber air mengalir. kedalaman kolam sebaiknya 120 cm dgn ketinggian air 80 cm. Air kondisikan alami seperti di rawa/sungai, perbanyak tanaman air. Beri tanam-tanaman air juga bagus,semisal teratai, ganggang air, kangkung, dsb.sampai satu minggu jgn dulu kasih pakan (biarkan lele makan pakan alami tadi)
§  Ketiga masukkan benih ikan lele, dengan ukuran sebesar ibu jari orang dewasa, harganya sekitar 150-200 rupiah per ekor.  Coba isi kolam tadi dengan 300-400 ekor benih ikan lele. Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/M2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu
§  kolam.
§  Berikan pakan dua kali dalam sehari. Pakannya adalah pelet dan menu tambahan cacahan jeroan ayam. Menu tambahan ini ikan bisa cepat besar. Menu tambahan ini juga meningkatkan pertumbuhan lele. “Kalau biasanya sekilo ada tujuh ekor, setelah diberi pakan tambahan sekilo cuma enam ekor.
§  Seandainya pakan tidak dikombinasi dengan jeroan ayam, satu periode panen memerlukan 30 karung pelet. Jika ditambah jeroan ayam sebanyak 50 kg dalam satu periode pemeliharaan, pelet bisa dikurangi separuhnya.

§  Selain itu, masa panen (ukuran konsumsi) lele relatif lebih cepat daripada ikan konsumsi lainnya. Kalau gurami baru bisa dipanen sekitar delapan bulan. Lele sekitar 50 hari, kata seorang peternak lele.

Jumat, 04 Oktober 2013

Mindset

Lebih dari 80% penentu kesuksesan adalah SIKAP, selebihnya teknis. Namun rata rata orang, lebih cenderung menyibukkan diri dengan yang teknis ini. Mengapa bisa demikian? Inilah pola pikir, cara pandang atau lebih kerennya disebut Mind Set.
Cara pandang atau Mind Set ditentukan oleh berbagai hal, di antaranya yang paling kuat dan halus pengaruhnya adalah lingkungan.
Menjadi seorang pengusaha sa’at ini sepertinya menjadi cita cita atau impian banyak orang. Itu bisa dimaklumi, Karena kondisi perekonomian tidak didukung ketersediaan lapangan kerja yang cukup dan memadahi.
Nah, kenyata’an itu berbanding terbalik dengan kondisi pola pikir atau Mind Set masyarakat kita yang cenderung masih akrab dengan budaya lama, yaitu mentalnya  pekerja atau karyawan.
Sekarang, kembali pada diri kita. Bagaimana kita akan menyiapkan diri dan generasi berikut, menghadapi perubahan jaman yang makin cepat dan cenderung berlari?

Oke, yang penting kita tahu dululah tentang pentingnya pola pikir, cara pandang atau Mind Set tersebut diatas. Dilain waktu kita akan berbagi kembali tentang hal hal yang menarik diseputar kita, yang tentunya lebih sederhana namun mampu menjadi daya ungkit masa depan yang lebih baik, bagi kita dan generasi mendatang.